Ini Gerakan Olahraga Yang Kondusif Untuk Ibu Hamil

Posted on

Foto: shutterstock Foto: shutterstock

Jakarta – Rutin berolahraga selama hamil mempunyai banyak manfaat bagi ibu hamil, tak hanya untuk si ibu saja tetapi juga untuk si kecil. Tapi, perlu diperhatikan lagi olahraga apa saja yang kondusif dan tidak kondusif dilakukan ketika ibu tengah berbadan dua.

Menurut Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur, ibu hamil tetap harus melaksanakan kegiatan atau bergerak, alasannya yakni kehamilan yakni kondisi yang normal. Namun, ketika masa awal kehamilan pada 4 bulan pertama, kebanyakan perempuan hamil cukup berisiko sehingga perlu hati-hati berolahraga.

“Pada awal kehamilan 4 bulan pertama, janin gres tertanam di rahim dan beberapa ibu yang punya riwayat keguguran berulang, mual muntah hebat, maupun ibu yang melaksanakan tindakan khusus untuk terjadi kehamilan menyerupai bayi tabung, inseminasi kondisi yang tidak fit, harus hati-hati untuk melaksanakan olahraga. Apalagi jika olahraganya sangat berisiko menyerupai panjat tebing, bela diri, arung jeram, atau perlombaan lari,” ujar dr Muliaman kepada detikHealth, baru-baru ini.


Adapun beberapa olahraga yang bisa dilakukan ketika kehamilan, lanjut dr Muliaman, di antaranya berjalan, menyerupai ketika pagi hari. Berjalan memang salah satu olahraga termudah yang bisa ibu hamil lakukan. Berjalan akan membantu ibu hamil tetap bugar dan fit sepanjang kehamilan. Namun, tentunya lakukan sesuai dengan kemampuan, cukup sekitar 10-15 menit setiap hari.

Selain berjalan, olahraga berenang juga bisa dilakukan ibu hamil. Selain melatih otot-otot tubuh, berenang juga menyenangkan alasannya yakni dilakukan di dalam air. Daya apung air intinya membantu meringankan tubuh, serta menghilangkan tekanan berlebih pada sendi dan otot-otot yang lemah.

Kemudian, dr Muliaman menyarankan biar ibu hamil melaksanakan senam zumba yang ringan atau senam khusus kehamilan menyerupai Prenafit. Senam ini melatih ibu hamil dengan gerakan-gerakan yang ringan untuk persiapan melahirkan.

“Senam khusus ini melatih ibu hamil hal-hal yang ringan menyerupai bagaimana posisi tidur, duduk dan dari tidur atau duduk ke posisi bangun dan bagaimana mengatur pernafasan. Selain itu juga melatih otot panggul dan otot perut untuk persiapan melahirkan. Olahraga dan senam ibu hamil ini bisa mulai dilakukan pada ketika usia kehamilan 3-4 bulan dan bisa dilakukan 30-45 menit sehari,” terperinci dr Muliaman.

Selain melaksanakan beberapa olahraga tersebut, ibu hamil juga perlu nutrisi mikro dan makro yang penting untuk memenuhi kebutuhan janin biar tumbuh dan kembang secara optimal. Meski begitu, ketika ibu sedang berbadan dua, bukan berarti makan menjadi 2 kali lipat.

“Selama berolahraga dan kehamilan juga perlu diperhatikan dan pastikan nutrisi harus terpenuhi dengan baik. Hamil bukan berarti harus makan 2 kali lipat, tapi memang ada pemanis kalori dan nutrisi mikro selama hamil, biasanya pemanis ini bisa didapat dari susu ibu hamil,” jelasnya.


Salah satu susu ibu hamil yang sanggup memenuhi kebutuhan nutrisi ketika masa kehamilan yakni PRENAGEN mommy. PRENAGEN mempunyai kandungan khusus dibentuk sesuai kebutuhan ibu dan janin.

PRENAGEN bisa menjadi alternatif alasannya yakni mengandung nutrisi makro untuk pemanis kalori 160 kcal/serving. Kemudian juga mengandung nutrisi mikro menyerupai zat besi, folat, Kalsium, DHA, omega 3 dan 6 yang juga diperlukan oleh janin.

PRENAGEN juga ada yang bentuk UHT sehingga sangat cocok dibawa sebagai bekal pemanis ketika berpergian untuk semua ibu hamil. Dengan makan dan nutrisi yang cukup serta olahraga yang teratur, tentu akan memperlancar kehamilan dan buah hati tumbuh sehat sampai melahirkan.

Simak Video “Kenali Gejala Depresi yang Dialami Sulli dan Taeyeon SNSD
[Gambas:Video 20detik]


Sumber detik.com

MINYAK KUTUS KUTUS MEMBANTU PROSES PENYEMBUHAN LEBIH DARI 50 PENYAKIT
63 MANFAAT MINYAK KUTUS KUTUS UNTUK MEMBANTU KESEHATAN ANDA BERSAMA KELUARGA

Harga 230.000 Pemesanan klik Agen Resmi Minyak Kutus Kutus