Tidur Pakai Bra, Berbahaya Atau Malah Bermanfaat Untuk Kesehatan?

Posted on

Ilustrasi bra. Foto: Dok. iStock Ilustrasi bra. Foto: Dok. iStock

Jakarta – Saat tidur, sebagian perempuan menentukan untuk mengenakan bra lantaran disebut dapat menciptakan payudara melorot. Namun, ada juga yang menganggap tidur mengenakan bra justru tak baik untuk kesehatan, selain soal kenyamanan.

Jadi apakah tidur mengenakan bra dapat bermanfaat bagi kesehatan dan kuat pada bentuk atau kekencangan payudara? Apakah kita sebaiknya tidur mengenakan bra, atau tidak?

“Payudara yang melorot merupakan fakta yang tak dapat ditolak pada perempuan semakin ia bertambah umur. Itu disebabkan jaringan ikat penyokong payudara kehilangan kelenturannya seiring waktu,” jawab Dr Seth Rankin, pemilik London Doctors Clinic, dikutip dari Cosmopolitan.

Tentu ada banyak faktor yang dapat berkontribusi menyebabkan payudara melorot, lanjutnya. Yakni termasuk kehamilan, menyusui, genetik, merokok, penurunan atau kenaikan bobot drastis, dan mungkin juga kegiatan dengan intensitas tinggi.

Ia menyebut cukup sulit untuk mengukur apa dampak mengenakan bra ketika tidur, lantaran banyak faktor lain yang lebih mempunyai dampak signifikan. Tapi ia menegaskan bahwa belum tentu mengenakan bra tidak berdampak pada melorotnya payudara.

“Coba kita lihat dari sudut pandang sains. Payudara melorot ke bawah disebabkan oleh tarikan gravitasi pada massa yang ada di payudaramu. Maka dari itu mereka yang mempunyai payudara besar akan lebih gampang melorot, lantaran banyaknya lemak dalam jaringan yang akan tertarik gravitasi,” terangnya.

Kemudian ia mengatakan, ketika kita berbaring, dampak gravitasi mendorong jaringan payudara kembali ke dada, bukan lagi ke bawah ke arah kaki. Sehingga mengenakan bra gotong royong tidak berdampak-dampak amat, lantaran payudara secara alamiah akan terdorong kembali ke dada.

Berdasarkan logika gravitasi ini, menggunakan bra atau tidak dalam posisi berbaring yang usang mungkin dapat mencegah cepatnya payudara melorot. Sayangnya, untuk dapat mencapai hal ini kita membutuhkan waktu berbaring lebih dari 20 jam per hari.

Di sisi lain, mengenakan bra yang mengikat tempat dada juga dapat menyebabkan kulit untuk pulih dan menyebabkan ‘bekas’ pada kulit lantaran penggunaan bra yang kencang. Di area dada banyak melintang otot, pembuluh darah, jaringan limfe sampai saraf. Oleh lantaran itu kalau bra terlalu kencang, dapat saja membatasi suplai darah ke payudara dan area sekitarnya.

“Sama menyerupai sistem limfe, bra yang kencang dapat membatasi ajaran limfe ke banyak kelenjar limfe di sekitar payudara dan ketiak, mengganggu fungsi vital sistem badan untuk membuang racun,” jelasnya lagi.

Oleh lantaran itu, ia menyarankan untuk melepaskan payudara apabila ingin tidur. Dan tak perlu khawatir payudaramu akan melorot karenanya.

Simak Video “Deteksi Dini Kanker Payudara, Ini Cara Praktis Lakukan SADARI
[Gambas:Video 20detik]


Sumber detik.com

MINYAK KUTUS KUTUS MEMBANTU PROSES PENYEMBUHAN LEBIH DARI 50 PENYAKIT
63 MANFAAT MINYAK KUTUS KUTUS UNTUK MEMBANTU KESEHATAN ANDA BERSAMA KELUARGA

Harga 230.000 Pemesanan klik Agen Resmi Minyak Kutus Kutus