5 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat Dalam Tubuh

Posted on

Asam urat dekat sekali kaitannya dengan rujukan makan (Foto: iStock) Asam urat dekat sekali kaitannya dengan rujukan makan (Foto: iStock)

Jakarta – Tingginya kadar asam urat dalam darah kerap menjadi keluhan masyarakat sekarang. Kondisi ini ditandai sendi yang mengalami peradangan, merah, dan rasa pegal yang menyerang seluruh tubuh.

Asam urat gotong royong yakni purin yang gotong royong dapat dibuang melalui urin atau feses. Jika berlebih, purin menjadi kristal yang jikalau bertumpuk menjadikan munculnya benjolan di bawah kulit (tophi). Tophi biasa muncul di ibu jari kaki, lutut, atau jari tangan yang dapat meradang dan menyulitkan penderitanya.

Dalam kondisi normal, batas bawah kadar asam urat yakni 2 mg/dL sedangkan batas atasnya yakni 6,5 mg/dL untuk perempuan cukup umur dan 7,5 mg/dL untuk laki-laki dewasa. Beberapa hal dapat menjadikan peningkatan kadar asam urat dalam tubuh, misal gaya hidup yang buruk.

Kadar asam urat tentunya dapat dijaga semoga tetap normal, sehingga tidak mengganggu kegiatan sehari-hari. Dikutip dari Medical News Today dna Healthline, berikut 5 cara menurunkan kadar asam urat dalam darah.

1. Hindari asupan dengan purin tinggi

Purin yakni komponen alami dalam masakan yang salah satu karenanya sehabis diolah tubuh yakni asam urat. Sebagian asupan dengan purin tinggi ternyata punya nutrisi yang baik untuk tubuh.

Karena itu, masakan dengan purin tinggi bukan dihindari sama sekali namun dikurangi asupannya. Misal tuna, kerang, dan teri untuk masakan laut, jeroan atau organ dalam, dan masakan dengan lemak tinggi.

2. Mengurangi konsumsi obat dengan banyak purin

Beberapa jenis obat memang mengandung purin tinggi dan berisiko meningkatkan kadar asam urat. Contoh obat jenis ini yakni diuretik untuk melancarkan buang air kecil, yaitu furosemid dan hidroklorothiazid.

Jenis lainnya yakni obat untuk menekan daya tahan tubuh sebelum atau sehabis transplantasi organ serta aspirin takaran rendah. Sebelum mengurangi konsumsi obat berpurin tinggi, pastikan telah berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.

3. Menjaga berat badan

Berat tubuh ideal menjadi salah satu cara menekan risiko peningkatan asam urat dalam darah. Menjaga berat tubuh tetap ideal tentunya harus dengan menjaga rujukan makan, tidak merokok, dan rajin olahraga.

Jika mengalami obesitas, sebaiknya jangan memaksakan diri dengan tidak makan demi meraih berat tubuh ideal. Kehilangan berat tubuh dengan cepat justri berisiko meningkatkan kadar asam urat. Pengurangan berat tubuh harus terjadi terjadwal dan terencana untuk menjaga tubuh tetap sehat.

4. Cukup air putih

Cukup konsumsi air putih setiap hari membantu ginjal mengeluarkan asam urat lebih cepat. Untuk menjamin kecukupan konsumsi disarankan membawa botol berisi air putih ketika beraktivitas.

Selain itu, dapat ditetapkan acara atau alarm minum air putih setiap hari. Selama menjaga kecukupan air putih, konsumsi minuman dengan gula tinggi mungkin terasa lebih menarik. Namun patut diingat, minuman bergula tinggi mengandung banyak purin yang berisiko meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

5. Konsumsi serat tiap hari

Kecukupan konsumsi serat tiap hari yakni bab dari penerapan rujukan hidup sehat. Selain mengeluarkan kelebihan asam urat, konsumsi serat juga menyeimbangkan kadar gula dan insulin dalam tubuh.

Jumlah konsumsi serat per hari disarankan 5-10 gram per hari yang berasal dari aneka macam jenis sayur, buah, gandum, atau kacang-kacangan. Kecukupan konsumsi serat juga memastikan berat tubuh tetap stabil dan sehat.

Simak Video “Kenali Gejala Depresi yang Dialami Sulli dan Taeyeon SNSD
[Gambas:Video 20detik]


Sumber detik.com

MINYAK KUTUS KUTUS MEMBANTU PROSES PENYEMBUHAN LEBIH DARI 50 PENYAKIT
63 MANFAAT MINYAK KUTUS KUTUS UNTUK MEMBANTU KESEHATAN ANDA BERSAMA KELUARGA

Harga 230.000 Pemesanan klik Agen Resmi Minyak Kutus Kutus